Indigologisme: Inspirasi -->
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

Tuesday, 23 January 2018

Why we need Inspiration and Motivation??

Ternyata inspirasi sangat diperlukan dalam kita meraih sesuatu karena inspirasi ini ibarat mesin, jadi tekad atau tindakan itu ibarat bannya, jika tidak ada mesin maka tidak tau bagaimana cara jalannya dan jika hanya sekedar inspirasi maka sama saja kita tidak tau cara berjalanannya.

lihatlah bagaimana anak-anak melakukan semua hal tanpa pikir panjang tapi dia punya pengalaman setelah itu. sehingga dia bisa berjalan bahkan berlari karena proses jatuh bangun yang ia lewati dia mendapatkan hasil yaitu berjalan dan berlari. tapi, kamu sekarang bukan anak kecil yang masih diintai sama ibu dan bapak, sekarang bagaimana kesadaran menjadikan kamu seorang yang mempunyai inspirasi dan motivasi terutama rencana kamu kedepannya mau bagaimana, yang harus kamu cari sekarang ini adalah sebuah tujuan, jika kamu sudah punya sebuah tujuan, maka kamu akan berproses. setidaknya kamu sadar bahwa kamu mempunyai sebuah visi dan tinggal satu langkah misi lagi penerapan yang harus kamu jalani dan itu hanya sejengkal lagi dari keberhasilan.

Aku telah membaca banyak buku yang menginspirasi, semua nya berbicara sebuah motivasi diri dan tujuan diri sendiri hingga kesuksesan yang kamu dapatkan merupakan keingin kamu sendiri dan harapan yang kamu bangun selama itu pula, tak lebih dari itu. hanya segi pendapat yang membedakan buku-buku para motivator yang berjajaran ditoko-toko.
yang mereka bahas hanya cara untuk sukses, penerapan orang-orang sukses, merobah statemen buruk menjadi baik dan lain sebagainya. tujuan mereka hanya untuk membuat kamu sadar bahwa pentingnya sebuah perilaku dan tindakan pada sebuah kesuksesan.

Mungkin ada dari beberapa pembaca mulai bingung dengan argumen saya, memang kalau kamu mau melihat kembali dan menelusuri kamu akan menemukan fakta-fakta tersebut. MOTIVATOR TIDAK BISA MENGUBAH KAMU, MEREKA HANYA MEMBERIKAN SOLUSI KEPADA KAMU UNTUK KELUAR DARI ZONA NYAMAN.
Cobalah renungi kalimat diatas.
semoga perubahan yang kita lakukan mempunyai tujuan yang jelas sehingga perubahan itu bersifat permanen.

wassalam, saya Elnim Selamat Siang

Saturday, 1 April 2017

Penyebab kita terus berkarya

Filosofi Hiu dalam kehidupan.


    Untuk masakan Jepang, kita tahu bahwa ikan salmon akan lebih enak untuk dinikmati jika ikan tsb masih dalam keadaan hidup saat hendak diolah untuk disajikan. Jauh lebih nikmat dibandingkan dgn ikan salmon yg sudah diawetkan dgn es..
Itu sebabnya para nelayan selalu memasukkan salmon tangkapannya ke suatu kolam buatan agar dlm perjalanan menuju daratan salmon2 tsb tetap hidup.
Meski demikian pada kenyataannya banyak salmon yg mati di kolam buatan tsb..
Bagaimana cara mereka menyiasatinya..
??
Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil dikolam tsb.. Ajaib..!!
Hiu kecil tsb "memaksa" salmon2 itu terus bergerak agar jangan sampai dimangsa..
Akibatnya jumlah salmon yg mati justru menjadi sangat sedikit..!!
Diam membuat kita mati..!
Bergerak membuat kita hidup...!!
Apa yg membuat kita diam??
Saat tidak ada masalah dlm hidup dan saat kita berada dlm zona nyaman..
Situasi seperti ini kerap membuat kita terlena..
Begitu terlenanya sehingga kita tdk sadar bahwa kita telah mati..!!

Ironis, bukan..??
Apa yg membuat kita bergerak..??
Masalah.. Tekanan Hidup.. dan Tekanan Kerja..
Saat masalah datang secara otomatis naluri kita membuat kita bergerak aktif dan berusaha mengatasi semua pergumulan hidup itu..

Tidak hanya itu, kita menjadi kreatif, dan potensi diri kitapun menjadi berkembang luar biasa..
Ingatlah bahwa kita akan bisa belajar banyak dlm hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai hidup..
Itu sebabnya syukurilah "hiu kecil" yg terus memaksa kita utk bergerak dan tetap survive..

   Masalah hidup adalah baik, karena itulah yg membuat kita terus bergerak. Hiu-hiu kecil itu bisa diumpamakan siapa dan apa saja dalam hidup kita...
Jangan jatuh walaupun kita dijatuhkan oleh orang lain. Justru efeknya bisa membuat kita bangkit menjadi luar biasa...

Salam saya


Elnim mirnudi habibi

Thursday, 23 March 2017

Cara mengendalikan pikiran

BERPIKIR POSITIFE
بسم الله الرحمن الرحيم
     Selamat pagi kawan-kawan, hari ini hari kamis, 23 maret 2017. Saya ingin mengajak kawan-kawan semua menuju sebuah fase dimana pikiran kita menjadi positife dalam segala hal. Baik dari segi pandangan, perasaan, atau juga keinginan.
Baiklah, ketika kawan-kawan membaca blog ini, saya akan merasa senang sekali karna bisa saling mengingatkan dan berbagi kepada semua kawan-kawan pembaca..

     Berpikir positife disini sangat sulit untuk diterapkan jika kita terbiasa dengan sikap yang pesimis, berpikir positife sama dengan berprilaku optimis. Langkah-langkah yang harus kawan-kawan lakukan adalah :
  1. Mengembalikan semua keadaan kepada sang pencipta. Maksudnya ialah: kita harus menyadari jikalau kita ini hanya makhluk yang diciptakan oleh Allah, so pasti takdir itu sudah menjadi kulit bagi sihamba. Jika kawan-kawan ingin mencoba sesuatu, coba saja dulu masalah gagal tidak gagalnya, masalah lulus tidak lulusnya, masalah dan maslah apa saja, itu nanti akan tau hasilnya, lupakan dulu, jika kawan-kawan sudah mencoba maka takdir yang akan bicara.
  2.  Yakin yaitu: percaya dengan kemampuan diri sendiri dalam segala hal dan aspek kehidupan, kawan-kawan semua harus memulai untuk mempercayai diri sendiri baik dari segi kemampuan atau juga ilmu pengetahuan, jangan sesekali mengeluh dengan keadaan, jika itu terjadi maka sama saja kawan-kawan mengurangi beberapa persen keyakinan yang telah kawan-kawan tanamkan. Ketika anda sadar dan yakin pada diri sendiri, disitulah titik start telah anda temukan. dan untuk menjadi yakin tak semudah dan tak sependek kata yakin tersebut jadi perlu proses untuk meraihnya, proses untuk menjadi jiwa yang yakin akan saya tulis pada post. Selanjutnya.
  3. Percaya pada lingkungan yaitu meletakkan rasa positife itu sendiri (kayak barang aja ya. Hehehe) betul sekali rasa positife itu sama dengan kepercayaan. Maka perlu kawan-kawan sekalian mempercayai lingkungan anda baik itu orang tua, keluarga, teman-teman, sahabat, tetangga, dan masyarakat. Saya tidak mengajak anda untuk percaya 100% terhadap mereka, tapi tanamkan rasa percaya terhadap lingkungan berapa persen pun itu bisa anda bagi sebagai apa dia dalam kehidupan anda. Sehingga dengan rasa saling mempercayai akan sama-sama meraih sebuah pemikiran yang positife karna tak ada yang perlu di negatife kan lagi.
  4. Penerapan yaitu mengkolaborasiakan ketiga langkah diatas, setelah anda mempercayai takdir dari Tuhan itu ada sehingga tak perlu repot untuk memikirkan apa yang akan terjadi kedepannya (ini dalam hal yang positife) disitulah rasa yakin pada diri sendiri itu ada karna membandingkan terhadap orang lain, bahwa semua orang mempunyai takdir untuk jatuh dan bangkit sehingga hal-hal positife akan menjadi milik kita, jika itu sudah tertanam terhadap diri kita, maka akan mudah untuk mempercayai orang lain, akan mudah untuk yakin terhadap orang lain, karna sebagai insan kita merasa untuk butuh dan punya jiwa sosial dalam diri kita dari ketiga langakah yang diterapkan diatas maka kawan-kawan akan merasakan mempunyai pikiran positife yang sejuk, indah, tak ada kegundahan ataupun kegalauan.


Sedikit kata-kata dari saya untuk kawan-kawan semua..
"Jika masalah anda seluas lautan, tenanglah karna anda msih punya solusi seluas langit. Jika masalah anda sebesar langit, tenanglah karna anda punya Tuhan yang lebih besar dari solusi."
Salam dari saya : ELNIM MIRNUDI HABIBI
Lp3i Banda Aceh

Saturday, 18 March 2017

CARA MEMAHAMI DIRI SENDIRI

 بسم الله الرحمن الرحيم

  Baiklah hari ini sabtu, 18 maret 2017 saya ingin mengajak kawan-kawan semua untuk menyadari dan memahami apa potensi diri yang kita miliki.
    Sebenarnya, tanpa kita sadari kita semua mempunyai kemampuan untuk mencapai bakat. 99% yang dikatakan orang-orang tentang bakat, ternyata itu salah total.
Yang benar bahwa 99% itu adalah kerja keras seseorang yang akan menghasilkan 1% bakat.
Jadi, buat kawan-kawan semua tak usah takut, tak perlu bimbang dengan yang kita dapatkan hari ini. Yang jelas, kita tingkatkan kerja keras untuk mendapatkan yang namanya bakat.
Tipe pekerja keras saya golongkan menjadi 2 tipe.
1. Pekerja keras dalam menuntut ilmu
2. pekerja keras dalam melakukan pekerjaan
   ***
Saya akan mengupas yang pertama
> pekerja keras dalam menuntut ilmu yaitu para pelajar/mahasiswa yang betul-betul mendalami jabatannya sebagai siswa/mahasiswa dengan melakukan eksekusi tinggi terhadap kepuasan dirinya dan akan menimbulkan gairah untuk terus mencari juga membaca sehingga timbullah bakat dari kerja keras yang dilaluinya.
Jadi, buat kawan-kawan semua apa yang kita lihat dari teman-teman kita yang berbakat, sebenarnya itu adalah hasil kerja keras mereka dalam menggali aspirasi sehingga timbullah kreativitas yang memacu dirinya menjadi lebih baik. Tak ada salahnya sekarang, mulai detik ini kawan-kawan semua memulai kerja keras dengan jabatan masing-masing. Jika anda seorang siswa/mahasiswa maka, potensi besar yang anda miliki saat ini dan belum ada kata terlambat yaitu teruslah mendalami karakter seorang siswa/mahasiswa dengan sering-sering belajar.
***
>pekerja keras dalam melakukan pekerjaan yaitu mereka yang sudah berkecimpung dalam dunia kerja, usaha, bisnis, dll.
Kerja keras disini berbeda kriteria dengan para siswa/mahasiswa. Para pekerja melakukan kerja keras dengan cara hasil yang nyata(real) yaitu berbentuk uang atau semacamnya sehingga mau tidak mau para pekerja melakukan kerja keras sebagai bentuk jasa yang dikeluarkan untuk mendapatkan income( hasil) mereka melakukan pekerjaan bukan hanya dari bakat yang mereka miliki, melainkan juga karna keterpaksaan disebabkan butuh makan, butuh kehidupan yang layak, dsb. Terbentuklah bakat dalam diri mereka yang belum pernah mereka ketahui.

So, jadi buat kawan-kawan jika kalian ingin tau bakat kalian dimana, janganlah takut dalam mencoba sesuatu yang baru.
Karna didunia terdapat 2 kategori manusia
1.winner (pemenang)
2.loser     (pecundang)
ada sebuah kata pepatah yang mengibaratkan 2 kategori diatas
"PEMENANG ADALAH MEREKA YANG BERANI MENCOBA, SEDANGKAN PECUNDANG ADALAH MEREKA YANG KALAH SEBELUM MENCOBA"


BY : ELNIM MIRNUDI HABIBI